SELAMAT DATANG CORONA

Musibah adalah kata yang sangat ditakuti oleh siapa saja. Semua orang ingin menghindari musibah. Sayangnya hampir tidak ada yang bisa dilakukan oleh setiap orang agar terhindar dari musibah. Musibah terjadi di luar kendali kita.

Yang menarik, meskipun musibah tidak dikehendaki tetapi tidak selalu ujungnya adalah malapetaka. Ada banyak kasus yang menunjukkan bahwa musibah itu adalah jalan menuju kehidupan yang lebih baik bagi orang-orang yang mengalaminya.

Mari kita perhatikan contoh kasus berikut ini.

Bertahun-tahun yang tahun lalu Negara bagian Alabama di Amerika Serikat adalah wilayah penghasil kapas. Mayoritas warga Alabama adalah petani kapas.

Suatu ketika, ada satu jenis hama kumbang yang menghancurkan tanaman kapas di seluruh Negara bagian itu. Maka seketika ekonomi Negara bagian Alabama hancur. Warga Alabama diliputi kesedihan yang dalam.

Di tengah-tengah musibah itu ada warga yang mencoba menanam sayur-sayuran. Ternyata tanaman yang ditanam itu tumbuh subur sekali. Warga lain ada yang mencoba menanam buah-buahan, ternyata hasilnya juga sangat menggembirakan.

Maka warga Alabama beramai-ramai menanam sayur-sayuran dan buah-buahan. Perlahan tapi pasti ekonomi di Alabama kembali tumbuh. Bahkan saat ini Alabama dikenal sebagai penghasil sayur dan buah terbesar di Amerika Serikat. Kehidupan warga Alabama menjadi lebih makmur semenjak menanam sayur-sayuran dan buah-buahan.

Pemerintah Negara bagian Alabama kemudian membangun monumen kumbang di salah satu jalan paling ramai di Negara bagian itu (Seperti terlihat di gambar di atas). Mereka ingin mengenang bahwa kumbang itulah yang telah mengangkat kehidupan mereka menjadi lebih baik.

Pembaca budiman,

Hari ini kita semua sedang menghadapi musibah yaitu hadirnya virus corona atau Covid – 19 di Negara kita. Tidak bisa disangkal, musibah ini membuat kehidupan sedikit lebih buruk. Tetapi harus kita yakini, musibah adalah cara alam semesta mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Maka sudah semestinya kita mengatakan “Selamat datang Corona!”.

Pertanyaan pentingya, apa yang mesti kita lakukan agar kita bisa menjadi pemenang seperti warga Alabama?

Mari kita perhatikan kejadian yang pernah dialami sahabat dari kawan saya, sebut saja namanya Ahmad. Saat itu Ahmad masih berstatus mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta.

Suatu ketika, Ahmad pulang dari satu urusan dengan naik angkot. Tiba-tiba hujan turun sangat deras disertai angin kencang. Begitu hujan reda kemacetan parah terjadi. Kendaraan tidak bergerak sama sekali. Sebagian orang yang terjebak kemacetan ngedumel tak karuan.

Ahmad berbeda dengan orang-orang yang ada di angkot. Ia turun dari angkot. (Tentu saja setelah membayar ongkos, kalau tidak bisa diteriaki oleh Bang sopir hehehe…) Ia bertanya kepada orang-orang di sekitar lokasi mengenai penyebab kemacetan. Rupanya ada pohon tumbang.

Ahmad berjalan menuju lokasi pohon tumbang. Pohon itu menutup hampir seluruh badan jalan. Ahmad segera meminta tolong orang-orang di sekitar lokasi untuk menyingkirkan pohon dan ia berjanji akan membayar ongkos kerja.

Ketika beberapa orang sedang bekerja, tiba-tiba muncul ide di kepala Ahmad. Ia mencari si pemilik pohon. Setelah menemui sang pemilik pohon, Ahmad meminta beberapa orang memotong batang pohon menjadi lebih kecil.

Lalu lintas  di jalan sudah kembali bergerak. Ahmad kemudian menyewa kendaraan bak terbuka untuk mengangkut potongan-potongan kayu itu. Dibawa kemana? Ahmad membawanya ke pabrik arang! Usai dari pabrik arang Ahmad membayar batang pohon kepada pemiliknya dan tentu saja sisanya cukup banyak.

Pembaca budiman, ada yang bisa kita contoh dari perilaku Ahmad.

Pertama, saat musibah datang tidak perlu larut dalam kesedihan atau ngedumel tak karuan. Mengeluh tidak akan memperbaiki keadaan, bahkan cenderung memperburuk situasi.

Kedua, lakukan tindakan untuk memperbaiki keadaan. Mari perbanyak mengirim pesan positif kepada kawan dan kenalan.  Bangkitkan semangat hidup dengan berbagi kegembiraan.

Bila dua hal ini sudah dilakukan, balasan dari alam semesta akan datang kepada kita. Akan muncul kebaikan yang tidak terduga seperti yang dialami pada Ahmad. Tiba-tiba saja ia punya ide untuk membeli batang pohon itu dan kemudian menjualnya ke pabrik arang.

Wassalam

Awang Surya

Motivator Spiritual Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*